Jumat, 25 Agustus 2017
Minggu, 20 Agustus 2017
Profil : Tuthus
Nama : Iganda Tuthus Kurniawan
TTL : Pemalang, 09 Agustus 1993
Alat musik yang dikuasai : Drum, Gitar, Keyboard
Profesi/pekerjaan : Karyawan Swasta, Musisi
Email : iganda.tuthus09@yahoo.com
Follow Me :
Facebook
Instagram : iganda_tuthus
TTL : Pemalang, 09 Agustus 1993
Alat musik yang dikuasai : Drum, Gitar, Keyboard
Profesi/pekerjaan : Karyawan Swasta, Musisi
Email : iganda.tuthus09@yahoo.com
Follow Me :
Instagram : iganda_tuthus
Senin, 10 Juli 2017
Profil : Jovan
Sabtu, 08 Juli 2017
Photo Gallery
![]() |
| Makan malam keluarga Bupati Pemalang H. Junaedi SH., MM. |
![]() |
| Valentine's Day |
![]() |
| Toserba Yogya Pemalang |
![]() |
| Hajatan di Jebed Pemalang |
Lihat selengkapnya
Kamis, 06 Juli 2017
Profil : Khafid Khairudin
Minggu, 02 Juli 2017
Profil : Andrea Sofyan
Senin, 19 Juni 2017
Profil : Joko Murdiono
Selasa, 13 Juni 2017
Profil : Bam's Widodo
![]() |
TTL : Pemalang, 21 April 1988
Alat musik yang dikuasai : Guitar, keyboard, piano, violin
Profesi/pekerjaan : Guru, Instruktur Callista Music Course (CMC) Pemalang
Email : bamswidodo88@gmail.com
Subscribe :
Blogspot, Youtube,
Follow Me :
Pinterest, Facebook, Twitter, Soundcloud, Bandhub
Instagram : bamswidodo21
Senin, 12 Juni 2017
Sejarah, Jenis, Konstruksi, Aksesoris dan Teknik Bermain Gitar
Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.
vSejarah
Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.
Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, di mana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut (tali yang dibuat dari usus binatang), di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikategorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.
vJenis
Gitar akustik
Gitar akustik memiliki bagian badan yang berlubang (hollow body) dan dapat menghasilkan suara yang relatif cukup keras tanpa penguatan elektrik. Bunyi dari gitar akustik dihasilkan dari getaran senar yang mengalir antara tulang leher (nut) dengan jembatan (brigde) yang kemudian diperkuat oleh bagian badan gitar yang bertindak sebagai lubang resonansi.
Lubang resonansi pada umumnya berupa lubang berbentuk lingkaran terletak di tengah badan gitar. Tapi sesuai perkembangan zaman dan tuntutan estetika lubang resonansi tidak hanya berbentuk lingkaran, tapi juga bisa berupa kaligrafi seperti yang diperkenalkan oleh CC Guitar dengan Calligraphy Series yang mengambil karakter kanji (China, Japan).
Terdapat beberapa subkategori dari pengelompokan gitar akustik, di antaranya:
● Gitar senar-nilon, termasuk gitar klasik dan gitar flamenco
● Gitar senar-baja, termasuk gitar puncak-datar dan gitar folk
● Gitar archtop
● Gitar duabelas-senar
Pengelompokan gitar akustik juga memasukkan gitar akustik yang memiliki tingkatan jangkauan nada yang berbeda, seperti gitar bass akustik yang memiliki setem yang sama dengan gitar bass elektrik.
Gitar Elektrik
Gitar Elektrik adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup. Pick up Elektromagnetik menangkap dan mengubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suara melelui medium kabel atau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara. Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitu pickup kumparan tunggal (single coil) dan pickup kumparan ganda (double coil atau humbucker), di mana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body). Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.
Beberapa model gitar elektrik menggunakan pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transduser untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernama hybrid guitars.
vKonstruksi
Tubuh gitar terdiri dari tiga bagian utama yaitu kepala, leher dan badan. Pada bagian kepala terdapat mesin penala dawai. Dawai gitar yang berjumlah enam utas masing-masing diikatkan pada enam buah pasak yang merupakan bagian dari mesin penala. Bagian leher terdapat di antara kepala dan badan. Bagian muka leher yang masuk hingga kira-kira seperempat papan muka dari badan gitar, merupakan papan jari yang memiliki 19-20 pembatas dari logam yang dikenal dengan sebutan fret. Fungsinya adalah untuk memproduksi tingkat ketinggian nada yang berbeda dengan jalan menempatkan jari-jari pada ruang-ruang di antara logam-logam fret. Bagian badan gitar berfungsi sebagai tabung resonator untuk memperbesar bunyi yang dihasilkan oleh getaran dawai. Papan muka pada badan gitar yang bahan kayunya lebih tipis dibanding papan belakang dan samping, disebut juga sebagai papan suara. Pada papan suara terdapat lobang suara untuk mengeluarkan hasil produksi bunyi. Pada dasarnya bunyi gitar dihasilkan oleh getaran dawai-dawai yang terentang di antara batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara kepala dan leher (disebut nut) dengan gading pembatas (disebut bridge) pada pangkal pengikat dawai di atas papan suara (disebut base).
Bagian Gitar Akustik
1. Headstock (kepala) (1)
2. Nut (2)
3. Dryer (Alat Pemutar) (3)
4. Frets (4)
5. Neck (Leher) (7)
6. Heel (Penghubung) (8)
7. Badan Gitar (9)
8. Bridge (12)
9. Bagian Belakang (14)
10. Soundboard (15)
11. Bagian Sisi (Samping) (16)
12. Lubang suara (17)
13. Senar (18)
14. Saddle (19)
15. Fretboard/Fingerboard (20)
vAksesoris
Strap
Strap gitar digunakan untuk menggantung gitar melalui bahu, agar bisa bermain gitar sambil berdiri dengan mudah. Strap berbetuk secarik kain dengan penebalan kulit sintetis di kedua ujungnya, di mana panjangnya dapat diatur untuk menyesuaikan posisi favorit dari pemain gitar tersebut.
Gitar memiliki beragam jenis perlengkapan untuk memasangkan strap. Perlengkapan paling umum adalah menggunakan pin strap, yang berupa silinder logam yang ditancapkan ke gitar menggunakan sekrup. Secara umum, dua buah pin strap selalu terdapat pada semua gitar elektrik dan banyak gitar akustik.
Pin strap oleh sebagian orang lalu diganti dengan strap berpengunci (strap locks) yang dapat menghubungkan gitar dan strap dengan lebih aman. Pin strap bawah biasanya terletak di bagian dasar badan gitar. Sedangkan pin strap atas umumnya terletak di sekitar ujung atas dari badan gitar, dengan posisi tepatnya yang berbeda-beda. Posisi paling umum adalah di lengkungan badan atas gitar, di ujung dari upper horn ataupun di sambungan leher gitar (heel). Beberapa gitar elektrik, terutama gitar dengan bentuk badan yang aneh, memiliki pin strap yang dipasang di bagian belakang badan gitar, baik salah satu pin maupun keduanya. Terdapat pula pin starp atas yang dipasang di bagian kepala gitar.
Plektrum (atau biasa disebut pick) adalah sepotong kecil material keras yang umumnya dipegang dengan jempol dan telunjuk dan digunakan untuk memetik dan membunyikan senar.
Ø Dari Segi Bahan
Kulit Kura-Kura
Pick tempurung kura-kura, dan sangat sulit untuk ditemukan di jaman sekarang. Memiliki rasa yang sangat alami dan menghasilkan nada yang merdu.
Plastik
Pick standar yang sering digunakan oleh kebanyakan gitaris dan orang orang yang belajar gitar. Pick ini terbuat dari plastik dan biasanya memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda beda.
Nylon
Pick yang terbuat dari bahan nilon dengan bentuk dan ukuran yang tentunya berbeda beda.
Batu
Pick yang unik dan keras ini terbuat dari bahan batu. Jenis batu yang sering digunakan meliputi Agate, Turquoise, Jade, dan Variscite.
Logam
Pick jenis ini terbuat dari bahan logam dan menghasilkan suara yang lebih jelas dan sedikit kasar.
Kayu
Terbuat dari kayu. Entah yang ini gimana cara ngerawatnya. Genjreng dikit patah :D
Felt
Pick yang terbuat dari bahan felt. Felt pick terbuat dari bulu domba yang dibentuk sedemikian rupa seperti tradisional pick gitar pada umumnya, Felt pick merupakan pick terbaik untuk ukulele (kentrung/cuk) dan bass.
Carbon
Carbon Fiber, Kevlar, Kulit, Fiberglass, adalah bahan yang digunakan untuk membuat pick. Dengan ukuran yang sedikit lebih tebal dari pick lainnya. Dan lebih cocok buat ngebass.
Ø Dari Segi Bentuk
Bentuk Segitiga / Triangle
Bentuk yang paling umum untuk untuk sebuah pick gitar. Pick ini berbentuk segitiga dua sisi yang sama dan satu ujung yang lebih runcing dan semua orang tahu itu. Namun, ada versi yang lebih kecil dan lebih besar dari pick ini.
Teardrop
Ini adalah pick yang lebih kecil dan lebih tajam / pointier dari pick yang biasanya kalian. Yang memungkinkan untuk akurasi dan kontrol yang lebih besar dari pick standar. Satu-satunya kelemahan pick ini adalah saat mengengjreng gitar menjadi lebih sulit.
Small Teardrop
Bentuk yang sama dengan pick teardrop. Perbedaannya Cuma pada ukurannya yang lebih kecil dari pada Teardrop
Miscellaneous, Pick of Destiny
Mungkin ada bentuk dan desain pick gitar diluar sana yang belum pernah kalian lihat, dan mungkin tidak pernah melihatnya. Namun, ada salah satu bentuk pick tertentu yang telah menjadi menonjol adalah Pick of Destiny. Pick ini memungkinkan kita untuk bermain kilat cepat dan dengan musikalitas yang luar biasa.
Pentagon
Berbentuk seperti menara gedung yang terbalik. Bentuk dari pick ini bertujuan untuk memudahkan pada gitaris untuk memegangnya, karena memiliki bentuk dan lebar bodi yang sama sisi.
Leaf
Berbentuk seperti gigi taring, namun sedikit melengkung.
Ø Dari Segi Macam
Pick Datar
Pick standar yang cara penekanan / penempatannya antara jari telunjuk dan ibu jari. Bisa digunakan untuk memetik maupun menggenjreng.
Finger Pick
Pick yang penempatannya pada jari jari tangan dan biasanya dipakai buat main akustikan.
Thumb Pick
Finger Pick yang dipakai di jempol / Ibu Jari.
| (Penempatan Finger Pick dan Thumb Pick) |
Teknik Picking
Untuk pemetikan gitar secara umum ada 2 kategori:
1. pemetikan gitar akustik dan
2. pemetikan gitar elektrik.
Pada gitar akustik dikenal cara memetik dengan teknik apoyando dan tirando.
1. pemetikan gitar akustik dan
2. pemetikan gitar elektrik.
Pada gitar akustik dikenal cara memetik dengan teknik apoyando dan tirando.
1. Teknik Apoyando (rest stroke) adalah teknik memetik dawai dengan arah lurus sehingga menyentuh dawai berikutnya. Umumnya, ini untuk nada-nada tunggal, melodi. Yang dimaksud lurus di sini adalah jari yang memetik senar gitar dalam posisi lurus atau jika memakai jari telunjuk maka jari telunjuk pada posisi menunjuk.
2. Teknik Tirando (free stroke) adalah teknik memetik dawai dengan arah melengkung sehingga tidak menyentuh dawai berikutnya. Teknik ini biasanya digunakan untuk memainkan akor arpeggio (broken chord).
Ada 2 istilah yang sering dipakai untuk menjelaskan teknik memetik gitar disini: yaitu picking dan strumming. Saya cenderung mengartikan picking sebagai: memetik satu senar, dan strumming: memetik beberapa senar gitar sekaligus. Pada gitar elektrik kebanyakan pemain gitar menggunakan alat bantu pick untuk memetik gitar.
Dalam konteks teknik picking gitar elektrik ada beberapa teknik picking yang sering dibicarakan, yaitu: downstroke, upstroke, alternate picking, sweep picking, tremolo picking.
1. Downstroke (notasi tablature: v): cara memetik dari atas ke bawah
2. Upstroke (notasi tablature: ^): cara memetik dari bawah ke atas
3. Alternate picking: gabungan dari downstroke, upstroke atau
4. Sweep picking: gerakan “sapuan” menggunakan pick untuk menghasilkan suara yang cepat dan mengalir, dari atas ke bawah atau sebaliknya, biasa dipakai untuk memainkan arpeggio
5. Tremolo picking: satu not dimainkan cepat dan berulang-ulang
Petunjuk Jari
Pada umumnya jari yang digunakan untuk memetik senar menggunakan jari tangan kanan (p, i, m, a, ch), sedangkan jari yang digunakan untuk menekan senar pada fingerboard/fretboard menggunakan jari tangan kiri (t,1, 2, 3, 4).
Keterangan :
t / p : thumb/pulgar (ibu jari)
1 / i : indice (telunjuk)
2 / m : medio (jari tengah)
3 / a : anular (jari manis)
4 / ch : chico (kelingking)
Sumber























